ANALISIS VEGETASI GULMA PDF

Diposting oleh Dauz biotekhno di Latar Belakang Vegetasi merupakan kumpulan tumbuh - tumbuhan, biasanya terdiri dari beberapa jenis yang hidup bersama-sama pada suatu tempat. Dalam mekanisme kehidupan bersama tersebut terdapat interaksi yang erat, baik diantara sesama individu penyusun vegetasi itu sendiri maupun dengan organisme lainnya sehingga merupakan suatu sistem yang hidup dan tumbuh serta dinamis Marsono, Vegetasi tanah dan iklim berhubungan erat dan pada tiap-tiap tempat mempunyai keseimbangan yang spesifik. Vegetasi di suatu tempat akan berbeda dengan vegetasi di tempat 1ain karena berbeda pula faktor lingkungannya. Vegetasi hutan merupakan sesuatu sistem yang dinamis, selalu berkembang sesuai dengan keadaan habitatnya.

Author:Kigagore Arashimuro
Country:Poland
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):15 May 2015
Pages:494
PDF File Size:7.84 Mb
ePub File Size:7.79 Mb
ISBN:692-3-80274-879-5
Downloads:87649
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shakakazahn



Dalam mekanisme kehidupan bersama tersebut terdapat interaksi yang erat, baik diantara sesama individu penyusun vegetasi itu sendiri maupun dengan organisme lainnya sehingga merupakan suatu sistem yang hidup dan tumbuh serta dinamis Marsono, Vegetasi tanah dan iklim berhubungan erat dan pada tiap-tiap tempat mempunyai keseimbangan yang spesifik. Vegetasi di suatu tempat akan berbeda dengan vegetasi di tempat 1ain karena berbeda pula faktor lingkungannya.

Vegetasi hutan merupakan sesuatu sistem yang dinamis, selalu berkembang sesuai dengan keadaan habitatnya. Analisis vegetasi dapat digunakan. Dalam kaitannya dengan gulma, analisis vegetasi digunakan untuk mengetahui gulma- gulma yang memiliki kemampuan tinggi dalam penguasaan sarana tumbuh dan ruang hidup. Populasi gulma yang bersifat dominan ini nantinya dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan pengendalian gulma.

Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan analisis vegetasi. Sebagai sumber referensi untuk mengetahui metode dalam penelitian tentang vegatasi. Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Teknik Pengendalian Gulma.

Vegetation structure element is a form of growth, stratification and canopy closure. For the purposes of vegetation analysis required data type, diameter and height to determine the index constituent community of the importance of the forest. With the analysis of vegetation can be obtained quantitative information about the structure and composition of a plant community Greig-Smith, Unsur struktur vegetasi adalah bentuk pertumbuhan, stratifikasi dan penutupan tajuk.

Untuk keperluan analisis vegetasi diperlukan data-data jenis, diameter dan tinggi untuk menentukan indeks nilai penting dari penyusun komunitas hutan tersebut. Dengan analisis vegetasi dapat diperoleh informasi kuantitatif tentang struktur dan komposisi suatu komunitas tumbuhan Greig-Smith, Analysis was by studying the composition of the vegetation species composition and form structure of vegetation or plant communities George, In forest ecology investigation unit is a stand, which is a concrete association.

Analisis vegetasi adalah cara mempelajari susunan komposisi jenis dan bentuk struktur vegetasi atau masyarakat tumbuh-tumbuhan. Dalam ekologi hutan satuan yang diselidiki adalah suatu tegakan, yang merupakan asosiasi konkrit George, Dalam hal ini suatu metodologi sangat berkembang dengan pesat seiring dengan kemajuan dalam bidang-bidang pengetahuan lainnya, tetapi tetap harus diperhitungkan berbagai kendala yang ada Syafei, Metodologi-metodologi yang umum dan sangat efektif serta efisien jika digunakan untuk penelitian yaitu metode kuadrat, metode garis, metode tanpa plot dan metode kwarter.

Akan tetapi dalam makalah ini hanya menitik beratkan pada penggunaan analisis dengan metode garis dan metode intersepsi titik metode tanpa plot Syafei, Penggunaan metode ini pada vegetasi hutan sangat bergantung pada kompleksitas hutan tersebut. Dalam hal ini, apabila vegetasi sederhana maka garis yang digunakan akan semakin pendek. Untuk hutan, biasanya panjang garis yang digunakan sekitar 50 m m.

Apabila metode ini digunakan pada vegetasi yang lebih sederhana, maka garis yang digunakan cukup 1 m Syafei, Pada metode garis ini, sistem analisis melalui variabel-variabel kerapatan, kerimbunan, dan frekuensi yang selanjutnya menentukan INP indeks nilai penting yang akan digunakan untuk memberi nama sebuah vegetasi. Kerapatan dinyatakan sebagai jumlah individu sejenis yang terlewati oleh garis.

Kerimbunan ditentukan berdasar panjang garis yang tertutup oleh individu tumbuhan, dan dapat merupakan prosentase perbandingan panjang penutupan garis yang terlewat oleh individu tumbuhan terhadap garis yang dibuat Syafei, Frekuensi diperoleh berdasarkan kekerapan suatu spesies yang ditemukan pada setiap garis yang disebar Rohman, Kelebihan Menghemat waktu di lapangan karena tidak memerlukan pembuatan petak contoh di lapangan, kesalahan sampling dalam proses pembuatan petak contoh dan penentuan individu tumbuhan berada dalam atau luar kuadrat dapat di kurangi 2.

Metode Titik merupakan suatu metode analisis vegetasi dengan menggunakan cuplikan berupa titik. Pada metode ini tumbuhan yang dapat dianalisis hanya satu tumbuhan yang benar-benar terletak pada titik-titik yang disebar atau yang diproyeksikan mengenai titik-titik tersebut.

Dalam menggunakan metode ini variable-variabel yang digunakan adalah kerapatan, dominansi, dan frekuensi Rohman, Kelimpahan setiap spesies individu atau jenis struktur biasanya dinyatakan sebagai suatu persen jumlah total spesises yang ada dalam komunitas, dan dengan demikian merupakan pengukuran yang relatife.

Dari nilai relative ini, akan diperoleh sebuah nilai yang merupak INP. Nilai ini digunakan sebagai dasar pemberian nama suatu vegetasi yang diamati. Secara bersama-sama, kelimpahan dan frekuensi adalah sangat penting dalam menentukan struktur komunitas Michael, Metode kuadran mudah dan lebih cepat digunakan untuk mengetahui komposisi, dominansi pohon dan menaksir volumenya.

Metode ini mudah dan lebih cepat digunanakan untuk mengetahui komposisi, dominasi pohon dan menksir volumenya. Metode ini sering sekali disebut juga dengan plot less method karena tidak membutuhkan plot dengan ukuran tertentu, area cuplikan hanya berupa titik. Metode ini cocok digunakan pada individu yang hidup tersebar sehingga untuk melakukan analisa denga melakukan perhitungan satu persatu akan membutuhkan waktu yang sangat lama, biasanya metode ini digunakan untuk vegetasi berbentuk hutan atau vegetasi kompleks lainnya.

Metode Estimasi. Setelah letak letak dan kuas petak contoh yang akan diamati ditentukan, lazimnya berbentuk lingkaran, pengamatan dilakukan pada titik tertentu yang selalu tetap letaknya, m isalnya selalu di tengah atau di salah satu sudut yang tetap pada petak contoh yang telah terbatas. Besaran yang dihitung berupa dominasi yang dinyatakan dalam persentse penyebaran.

Cara ini sangat berguna bilamana populasi vegetasi cukup merata dan tidak banyak waktu tersedia. Tetapi memiliki kelemahan yaitu terdapat kecenderungan untuk menaksir lebih besar jenis-jenis yang menyolok warna maupun bentuknya , sebaliknya menaksir lebih sedikit jenis-jenis yang sulit dan kurang menarik perhatian.

Juga sulit untuk dapat mewakili keadaan populasi vegetasi seluruhnya, dan penaksiran luas penyebaran msing-masing komponen tidak terkamin ketepatannya. Frekuensi terhadap Analisis Vegetasi Frekuensi merupakan ukuran dari uniformitas atau regularitas terdapatnya suatu jenis frekwensi memberikan gambaran bagimana pola penyebaran suatu jenis,apakah menyebar keseluruh kawasan atau kelompok.

Hal ini menunjukan daya penyebaran dan adaptasiny terhadap lingkungan. Raunkiser dalam shukla dan Chandel membagi fekwensi dalm lima kelas berdasarkan besarnya persentase. Frekuensi kehadiran merupakan nilai yang menyatakan jumlah kehadiran suatu spesies di dalam suatu habitat.

Jumlah unit contoh di mana sp.

CURSO DOBLADORES DE CUCHARAS PDF

LAPORAN OPT ANALISIS VEGETASI GULMA

Dalam mekanisme kehidupan bersama tersebut terdapat interaksi yang erat baik diantara sesama individu penyusun vegetasi itu sendiri maupun dengan organisme lainnya sehingga merupakan suatu sistem yang hidup dan tumbuh serta dinamis. Analisa vegetasi adalah cara mempelajari susunan komponen jenis dan bentuk struktur vegetasi atau masyarakat tumbuh-tumbuhan. Ada berbagai metode yang dapat di gunakan untuk menganalisa vegetasi ini. Diantaranya dengan menggunakan metode kuadran atau sering disebut dengan kuarter. Metode ini sering sekali disebut juga dengan plot less method karena tidak membutuhkan plot dengan ukuran tertentu, area cuplikan hanya berupa titik. Metode ini cocok digunakan pada individu yang hidup tersebar sehingga untuk melakukan analisa denga melakukan perhitungan satu persatu akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Selain menggunakan metode kuadran, analisis vegetasi juga dapat dilakukan dengan metode titik dan metode garis.

2007 DODGE CALIBER OWNERS MANUAL PDF

IDENTIFIKASI DAN ANALISIS VEGETASI GULMA

Latar Belakang Vegetasi merupakan sekumpulan tumbuhan dan biasanya terdiri dari beberapa jenis yang hidup bersama- sama pada suatu tempat. Analisa vegetasi adalah cara mempelajari susunan dan bentuk vegetasi atau masyarakat tumbuh-tumbuhan. Vegetasi menggambarkan perpaduan berbagai jenis tumbuhan di suatu wilayah atau daerah. Suatu tipe vegetasi menggambarkan suatu daerah dari segi penyebaran tumbuhan yang ada baik secara ruang dan waktu. Rawa-rawa, padang rumput dan hutan merupakan suatu contoh vegetasi. Suatu vegetasi kadangkala dibagi menjadi beberapa komunitas yang tumbuh bersama di suatu daerah. Beberapa komunitas tersebut juga disebut assosiasi yaitu sekumpulan tumbuhan yang tumbuh bersama pada lingkungan yang sama.

ANFITRION PLAUTO PDF

Laporan Gulma : Analisis Vegetasi

Peristiwa tersebut dikenal dengan istilah allelopati. Sebagai tempat hidup atau inang, maupun tempat berlindung hewan-hewan kecil, insekta dan hama sehingga memungkinkan hewan-hewan tersebut dapat berkembang biak dengan baik. Akibatnya hama tersebut akan menyerang dan memakan tanaman pokok ataupun tanaman budidaya. Mempersulit pekerjaan diwaktu panen maupun pada saat pemupukan.

CIRCULACION FETAL Y NEONATAL PDF

Berkat nikmat dan karunia-Nya serta dorongan dari semua pihak, kami Kelompok 2 dapat menyelesaikan penulisan Laporan Lengkap Praktikum Matakuliah Ilmu Gulma. Kami menyadari sekali, di dalam penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan serta banyak kekurangannya, baik dari segi tata Bahasa maupun dalam hal pengkondisian kepada dosen serta teman-teman sekalian. Harapan yang paling besar dari kami, mudah-mudahan apa yang kami tulis ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Selama pelaksanaan praktikum dan penyusunan laporan ini banyak mendapatkan arahan, bimbingan, saran, serta dorongan dari berbagai pihak sehingga pelaksanaan praktikum dan penulisan laporan ini dapat terselesaikan dengan baik dan benar. Pada kesempatan ini kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1.

Related Articles