ASKEP BRONKITIS PADA ANAK PDF

Peranan infeksi dlam patogenesa sebagai salah satu faktor resiko terjadinya bronkitis akut di bagi menjadi dua bentuk : Infeksi sebagai salah satu resiko untuk timbul di kemudian hari, khususnya infeksi pada anak-anak. Infeksi yang berulang di tambah dengan faktor lain yang di mulai pada masa bayi dan kanak-kanak menimbulkan derajat kerusakan serta pembentukan jaringan parut dalam sistem pernafasan. Infeksi menahun, dalam keadaan sehat paru-paru di lindungi oleh mekanisme pertahanan yang efektif sehingga praktis paru dalam keadaan steril, walaupun setiap saat selalu terancam oleh masukan benda asing termasuk mikroorganisme melalui udara yang di hirup. Jadi ekserbasi bronkitis akut dapat di diagnosa paling sering di awali dengan infeksi virus yang kemudian menyebabkan infeksi skunder oleh bacteri lain ; haemofilus influenza dan streptokokus pnemoniae. Polusi tidak begitu besar pengaruhnya sebagai faktor penyebab penyakit ini, akan tetapi apabila di tambah dengan merokok, maka tingkat resiko makin tinggi sehingga manifestasinya alergi dan hiperreaktivitas bronkus yang akan mengarah pada bronkitis akut.

Author:Doulkree Taucage
Country:Vietnam
Language:English (Spanish)
Genre:Art
Published (Last):8 October 2012
Pages:358
PDF File Size:20.41 Mb
ePub File Size:1.64 Mb
ISBN:986-5-79183-868-7
Downloads:63278
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nekinos



Latar Belakang Bronchiolitis adalah infeksi saluran pernapasan paling serius yang dididapat bayi berusia di bawah 12 bulan. Penyakit ini menyebabkan peradangan bronchiolitis yaitu saluran udara terkecil di dalam paru-paru. Bronchiolitis disebabkan virus. Pada sebagian besar kasus, virus ini disebut virus syncytial pernapasan.

Mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit ini adalah bayi yang baru lahir prematur dan mengidap penyakit paru-paru atau bayi dengan penyakit jantung bawaan. Sekitar 90 persen penderita adalah bayi yang berusia di bawah sembilan bulan. Bronchiolitis merupakan penyakit yang jarang terjadi pada anak yang berusia di atas 12 bulan. Biasanya, kondisi ini terjadi di musim dingin.

Tanda-tanda atau symptom awal infeksi ini mirip dengan pilek seperti mengalir, demam ringan, mudah sakir dan tidak nafsu makan. Setelah beberapa hari, penderita mengidap batuk kering disertai suara serak dan kesulitan bernapas yang semakin meningkat. Napas bayi terdengar berbunyi mendecit dan sulit bernapas, sering menarik napas pendek sehingga dinding dada dan tulang rusuk terlihat.

Gangguan pernapasan ini bisa mempengaruhi pola nafsu makan. Gejala-gejala yang lebih mengkhawatirkan adalah tahap-tahap dimana bayi berhenti bernapas selama lebih dari sepuluh detik dalam satu kesempatan. Gejala ini disebut recurrent apnea.

Bayi menjadi mudah mengantuk dan bibirnya mulai membiru. Bronchiolitis ringan dapat diatasi di rumah dengan minum sirup yang mengandung paracetamol untuk demam dan mengatasi rasa gelisah. Beri minum air putih sebanyaknya untuk menghindari dehidrasi. Pemberian antibiotik tidak dianjurkan karena tidak memberikan manfaat. Meski dokter umumnya merekomendasikan obat bronchodilator untuk membantu kelancaran pernapasan. Bayi-bayi yang mengidap bronchiolitis yang lebih parah harus dirawat di rumah sakit.

Biasanya, penderita diberikan oksigen yang lembab melalui selang udara ke hidung atau headbox atau pada beberapa kasus parah, melalui ventilasi buatan. Virus Respiratory Syncytial RSV adalah virus yang menyebabkan terjadinya infeksi pada paru dan saluran napas. Virus ini sering sekali menyerang anak-anak, biasanya seorang anak yang berusia 2 tahun biasanya sudah pernah terinfeksi oleh virus ini.

RSV juga dapat menginfeksi orang dewasa. Pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia lebih tua dan dalam keadaan sehat, tanda-tanda dan gejala RSV sama persis dengan gejala selesma. Hal ini menyebabkan terjadinya infeksi RSV yang seriua pada bayi dan anak-anak. Serangan RSV yang parah menyebabkan perlunya perawatan di rumah sakit, terutama untuk bayi kurang dari 6 bulan, anak-anak dengan kondisi kesehatan tertentu seperti pengidap penyakit jantung atau paru-paru dan anak-anak yang terlahir prematur.

Infeksi RSV juga dapat menyebabkan penyakit serius pada orang dewasa yang berusia lanjut dan orang dewasa yang mengidap penyakit pada jantung dan paru-paru. Tujuan Mampu menerapkan asuhan keperawatan klien dengan bronchiolitis 2. Tujuan Khusus a. Dapat melakukan pengkajian secara langsung pada klien bronchiolitis.

Dapat merumuskan masalah dan membuat diagnosa keperawatan pada klien bronchiolitis. Dapat membuat perencanaan pada klien bronchiolitis. Mampu melaksanakan tindakan keperawatan dan mampu mengevaluasi tindakan yang telah dilakukan pada klien bronchiolitis. Konsep Dasar Penyakit 1. Definisi Penyakit ini merupakan suatu sindrom obstruksi bronkiolus yang sering diderita bayi dan anak kecil yang berumur kurang dari 2 tahun. Angka kejadian tertinggi rata-rata ditemukan pada usia 6 bulan.

Patofisiologi Infeksi oleh virus berturut-turut menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernafasan akut bagian atas ISPA-A dengan gejala coryza dan batuk, kemudian setelah menimbulkan kelainan yang ringan pada bronchus akhirnya menyebabkan infeksi pada bronchioli.

Kelainan terjadi diduga disebabkan oleh peristiwa alergi reaksi antigen-antibodi dengan RSV sebagai antigen disamping oleh karena infeksi virus sendiri.

Kelainan terjadi sering bersifat ringan atau berat. Disamping itu nekrosa yang terjadi mengakibatkan pula daya tahan lokat saluran pernafasan menurun yang selanjutnya sangat memudahkan terjadi infeksi sekunder oleh bakteri yang selanjutnya lagi mengakibatkan pembentukkan sekresi yang meningkat. Berbagai kelainan ini akhirnya dapat mengakibatkan hipoksmia tanpa ataunpun dengan hiperkarbia.

Apabila tidak terjadi perbaikkan maka anak akan jatuh kedalam kegagalan pernafasan. Gejala respiratory distress Tiba-tiba menjadi sangat sesak dengan batuk yang iritatif, repetitive, paroksismal, sulit tidur, sulit makan dan minum, gelisah seperti ketakutan. Gejala perbaikkan Setelah masa kristis terlampaui, maka berangsur-angsur gejala berkurang menuju kearah penyembuhan.

Komplikasi RSV adalah penyebab paling utama terjadi penyakit saluran pernapasan pada bayi dan anak-anak. Tapi infeksi virus ini dapat menyebabkan akibat yang serius-terutama pada anak-anak yang berusia lebih muda dari 6 bulan, bayi-bayi yang lahir prematur, dan bayi-bayi yang memiliki kelainan bawaan pada jantung dan paru-parunya. Setiap tahun, ada Pada bayi dan anak-anak yang baru pertam kali mangalami infeksi ini,banyak juga yang mengalami gejala bronchiolotis dan radang paru.

Kemungkinan timbulnya penyakit asma di kemudian hari. Begitu seseorang terinfeksi RSV,maka bukan yang luar biasa bila sepanjang hidupnya orang tersebut akan terkena infeksi RSV lagi. Infeksi yang berkelanjutan biasanya tidak parah, tapi irang-orang dewasa berusia lanjut atau orang-orang yang menderita penyakit jantung dan paru kronis, infeksi ini dapat menyebabkan sesuatu yang serius dan pada kasusu-kasus tertentu, berakibat fatal. Pemeriksaan diagnostik a.

Foto rontgen menunjukkan hiperinflasi dan atelektasis b. Pemeriksaan darah, Hb dan Ht meningkat c. Analisis gas adalah hiperkarbia sebagai tanda air trapping, asidosis metabolik atau respiratorik. Penatalaksanaan a. Steroid e. Bronkodilator ventolin diberikan pada kondisi sekret yang kental. Konsep Asuhan Keperawatan 1. Pengkajian Pengkajian merupakan langkah pertama dari proses keperawatan mengumpulkan data-data yang akurat dari klien sehingga akan diketahui berbagai permasalahan yang ada.

Pengkajian adalah dasar utama dari proses keperawatan. Pada tahap ini akan dilaksanakan pengumpulan data, penganalisaan data, perumusan masalah dan diagnosa keperawatan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengkajian pasien, Bronkiolitis adalah : tanda-tanda distres pernafasan nafas cepat, dyspnea, tarikan dada, cuping hidung, cyanosis selama fase akut, selain itu data yang bisa didapat pada pasien bronkiolitis yaitu : data subyektif seperti : orang tua mengeluh anaknya sesak nafas, batuk, bernafas dengan cepat takipnea , tidak mau makan dan orang tua mengatakan khawatir dengan keadaan anaknya.

Dari pengkajian yang dilakukan maka didapatkan diagnosa keperawatan menurut Doengoes, dan Lynda Juall, Kerusakan pertukaran gas berhubungan dengan edema dan meningkatnya produksi lendir. Bersihan jalan nafas tak efektif, berhubungan dengan meningkatnya sekresi sekret. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan hilangnya cairan yang tanpa disadari IWL secara berlebihan melalui ekhalasi dan menurunnya intake. Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi e. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan meningkatnya metabolisme anoreksia.

Ansietass orang tua berhubungan dengan kurang pengetahuan keluarga tentang kesehatan anak. Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi mengenai perawatan anaknya. Rencana keperawatan Perencanaan perawatan diawali dengan menentukan prioritas bardasarkan Ancaman kehidupan dan kesehatan menurut Griffth — Kenney Christensen Wartonah, Maka dari itu ditemukan prioritas yaitu : a. Bersihan jalan nafas tak efektif berhubungan dengan meningkatnya sekresi sekret. Hipetermi berhubungan dengan proses infeksi e.

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan meningkatnya metabolisme, anoreksia. Ansietas berhubungan dengan kurangnya informasi g. Kurangnya pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi mengenai perawatan anaknya. Rencana perawatan adalah penetapan intervensi untuk mengurangi menghilangkan dan mencegah masalah Keperawatan. Tujuan : jalan nafas efektif.

BASIC BIOTECHNOLOGY RATLEDGE PDF

Menu utama

Bronkitis Pada Anak 1. Pengertian Secara harfiah bronkitis adalah suatu penyakit yang ditanda oleh inflamasi bronkus. Ini berarti bahwa bronkitis bukan penyakit yang berdiri sendiri melainkan bagian dari penyakit lain tetapi bronkitis ikut memegang peran. Ngastiyah, Bronkitis berarti infeksi bronkus. Bronkitis dapat dikatakan penyakit tersendiri, tetapi biasanya merupakan lanjutan dari infeksi saluran peranpasan atas atau bersamaan dengan penyakit saluran pernapasan atas lain seperti Sinobronkitis, Laringotrakeobronkitis, Bronkitis pada asma dan sebagainya Gunadi Santoso, Sebagai penyakit tersendiri, bronkitis merupakan topik yang masih diliputi kontroversi dan ketidakjelasan di antara ahli klinik dan peneliti. Bronkitis merupakan diagnosa yang sering ditegakkan pada anak baik di Indonesia maupun di luar negeri, walaupun dengan patokan diagnosis yang tidak selalu sama. Taussig, ; Rahayu, Kesimpangsiuran definisi bronkitis pada anak bertambah karena kurangnya konsesus mengenai hal ini.

LIBRO COMUNICATE CAUTIVA Y CONVENCE PDF

Asuhan Keperawatan Askep Bronkitis pada Anak

Secara klinis pada ahli mengartikan bronkitis sebagai suatu penyakit atau gangguan respiratorik dengan batuk merupakan gejala yang utama dan dominan. Ini berarti bahwa bronkitis bukan penyakit yang berdiri sendiri melainkan bagian dari penyakit lain tetapi bronkitis ikut memegang peran. Ngastiyah, Bronkitis berarti infeksi bronkus. Bronkitis dapat dikatakan penyakit tersendiri, tetapi biasanya merupakan lanjutan dari infeksi saluran peranpasan atas atau bersamaan dengan penyakit saluran pernapasan atas lain seperti Sinobronkitis, Laringotrakeobronkitis, Bronkitis pada asma dan sebagainya Gunadi Santoso, Sebagai penyakit tersendiri, bronkitis merupakan topik yang masih diliputi kontroversi dan ketidakjelasan di antara ahli klinik dan peneliti. Bronkitis merupakan diagnosa yang sering ditegakkan pada anak baik di Indonesia maupun di luar negeri, walaupun dengan patokan diagnosis yang tidak selalu sama. Taussig, ; Rahayu, Kesimpangsiuran definisi bronkitis pada anak bertambah karena kurangnya konsesus mengenai hal ini.

EL PACHUCO OCTAVIO PAZ PDF

MAKALAH ASKEP BRONKHITIS PADA BAYI/ANAK

Mampu melakukan pengkajian keperawatan pada anak dengan Bronchitis c. Konsep Dasar Penyakit 1. Pengertian Bronkhitis berasal dari bronchus saluran napas dan itis artinya menunjukkan adanya suatu peradangan. Berbeda bila dalam keadaan normal, gambaran saluran napas tak begitu jelas terlihat karena berisi udara. Bronkhitis pada anak berbeda dengan bronchitis yang terdapat pada orang dewasa. Pada anak, bronchitis merupakan bagian dari berbagai penyakit saluran nafas lain, namun ia dapat juga merupakan penyakit tersendiri. Secara harfiah bronkhitis adalah suatu penyakit yang ditanda oleh adanya inflamasi bronkus.

Related Articles